Sasar Masyarakat Pesisir Boalemo, LBH Syariah IAIN Gorontalo Gelar Edukasi Hukum di Desa Bajo Tilamuta

TILAMUTA — Komitmen untuk membumikan pemahaman hukum hingga ke pelosok daerah terus digencarkan oleh kaum akademisi. Pada Minggu (3/3/2024), tim dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo turun langsung menyambangi masyarakat pesisir di Desa Bajo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.

Kehadiran tim advokat dan paralegal kampus ini dalam rangka melaksanakan agenda “Penyuluhan dan Pemberdayaan Hukum”. Kegiatan ini dirancang khusus untuk merespons kebutuhan literasi hukum masyarakat Suku Bajo yang bermukim di pesisir Teluk Tomini tersebut.

Pemilihan Desa Bajo, Tilamuta sebagai lokasi kegiatan didasari oleh realitas bahwa masyarakat pesisir sering kali berhadapan dengan kendala akses informasi dan birokrasi. Hal ini membuat mereka rentan mengalami persoalan hukum, mulai dari sengketa keperdataan hingga masalah kelengkapan administrasi kependudukan.

“Akses terhadap keadilan tidak boleh terhenti di wilayah perkotaan saja. Saudara-saudara kita di pesisir Desa Bajo juga memiliki hak konstitusional yang sama untuk dilindungi oleh hukum. Kehadiran LBH Fakultas Syariah IAIN di sini adalah untuk memastikan mereka ‘melek hukum’ dan tahu ke mana harus melangkah jika menghadapi ketidakadilan,” tegas salah satu perwakilan LBH IAIN Gorontalo saat membuka kegiatan.

Berbeda dengan penyuluhan formal yang kaku, metode pemberdayaan hukum di Desa Bajo ini dikemas lewat dialog interaktif yang cair dan merakyat. Warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan diajak berdiskusi mengenai berbagai persoalan riil yang sering mereka hadapi.

Fokus bahasan mencakup urgensi pencatatan sipil (seperti pentingnya buku nikah dan akta kelahiran untuk masa depan anak), pemahaman tentang hak-hak nelayan, hingga sosialisasi mengenai prosedur mendapatkan bantuan hukum secara cuma-cuma (gratis) bagi warga miskin yang tersangkut masalah pidana maupun perdata.

Antusiasme warga Desa Bajo terlihat dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan selama sesi tanya jawab. Melalui langkah jemput bola ini, Pengurus LBH Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo berharap masyarakat pesisir di Kecamatan Tilamuta semakin berdaya secara hukum dan tidak lagi merasa ragu untuk memperjuangkan hak-hak sipil mereka.