
KWANDANG — Peningkatan kualitas pelayanan peradilan bagi masyarakat terus diupayakan lewat penyediaan infrastruktur yang representatif. Sebagai wujud dukungan dan sinergi dalam penegakan hukum, Direktur dan Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fakultas Syariah (FS) IAIN Sultan Amai Gorontalo secara khusus menghadiri acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung baru Pengadilan Agama (PA) Kwandang pada Kamis (21/9/2023).
Kehadiran pucuk pimpinan LBH FS IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam acara seremonial ini menegaskan kuatnya kemitraan strategis antara lembaga akademis penyedia bantuan hukum dengan institusi peradilan. Gedung baru PA Kwandang ini diproyeksikan menjadi pusat layanan hukum yang lebih modern, nyaman, dan ramah bagi para pencari keadilan di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara.
Di sela-sela prosesi peletakan batu pertama yang juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, Direktur LBH FS IAIN Gorontalo menyampaikan apresiasi dan harapannya atas dimulainya pembangunan fasilitas negara tersebut.
“Infrastruktur pengadilan yang memadai adalah salah satu pilar penting dalam mewujudkan access to justice (akses terhadap keadilan). Kehadiran kami di sini adalah bentuk dukungan moral dan institusional. Kami berharap, dengan berdirinya gedung PA Kwandang yang baru nanti, masyarakat pencari keadilan, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu yang selama ini kami dampingi melalui Posbakum, bisa mendapatkan pelayanan yang lebih prima, cepat, dan bermartabat,” ujar Direktur LBH FS IAIN Gorontalo.
Pembangunan gedung baru PA Kwandang ini dinilai sangat mendesak mengingat tingginya volume perkara keperdataan agama di wilayah tersebut. Fasilitas yang lebih luas dan representatif nantinya akan dilengkapi dengan ruang sidang yang standar, ruang mediasi yang nyaman, serta ruang layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang lebih terintegrasi.
Keikutsertaan Sekretaris LBH FS IAIN Gorontalo dalam momen bersejarah ini juga menandakan komitmen lembaga untuk terus mendampingi jalannya proses peradilan. Sinergi yang terbangun antara PA Kwandang dan LBH diharapkan tidak hanya sebatas pada pemenuhan fasilitas fisik, tetapi juga bermuara pada peningkatan kualitas putusan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pembangunan gedung ini ditargetkan rampung sesuai jadwal, sehingga dapat segera difungsikan untuk menjawab kebutuhan penegakan hukum perdata agama di gerbang utara Provinsi Gorontalo tersebut.
